NASIONAL

TNI Buka Rekrutmen Bintara TNI AD 2020 bagi Lulusan SMA/SMK

Jakarta-Hasanah.id – Dalam rangka pemenuhan tenaga ahli pada organisasi TNI, Angkatan Darat TNI membuka kesempatan kepada pemuda-pemuda terbaik seluruh Indonesia untuk menjadi calon Tamtama, Bintara, dan Taruna Akademi Militer TNI AD.

Bagi kamu para lulusan SMA/ SMK dan ingin menjadi seorang tentara, maka daftarkan dirimu sekarang juga. Sebab, TNI Angkatan Darat (AD) membuka rekrutmen Bintara Prajurit Karier TNI AD TA 2020.

Jika ingin tahu lebih jauh, berikut informasi lengkap yang dirangkum dari laman resmi Rekrutmen TNI AD. Untuk pendaftarannya sudah dibuka sejak 1 Januari 2020. Tunggu apalagi, daftarkan dirimu segera, karena negara dan bangsa menunggu darma baktimu. Namun, simak persyaratan, lokasi pendaftaran dan jadwal seleksi terbarunya ini.

Persyaratan umum 1. Warga Negara Indonesia; 2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; 3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945; 4. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia; 5. Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata; 6. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Persyaratan lain 1. Laki-laki dan/atau perempuan, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.

2. Berijazah minimal SMA/MA/ SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan, dengan persyaratan nilai rata-rata sebagai berikut: Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2015, nilai ujian nasional (UN) rata-rata minimal 55; Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2016, nilai UN rata-rata minimal 50; Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2017, nilai UN rata-rata minimal 40 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 38 untuk wilayah lainnya; Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2018, nilai UN rata-rata minimal 39 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 37 untuk wilayah lainnya; Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2019, nilai UN rata-rata minimal 40.5 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 38.5 untuk wilayah lainnya.

3. Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah selesai pendidikan pertama.

4. Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 28 September 2020.

5. Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.

6. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.

7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

8. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi: Administrasi; Kesehatan; Jasmani; Mental ideologi; Psikologi.

Persyaratan tambahan 1. Harus ada surat persetujuan orangtua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun. 2. Orang yang ditunjuk sebagai wali dari yang bersangkutan berdasarkan surat keterangan dari Kecamatan. 3. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud.

4. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.

5. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.

6. Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif. Persyaratan khusus Memenuhi persyaratan Rik/Uji sesuai dengan ketentuan.

Lokasi pendaftaran dan tempat informasi Kodam I, Kodam II, Kodam III, Kodam IV, Kodam V, Kodam VI, Kodam IX, Kodam XII, Kodam XIII, Kodam XIV, Kodam XVI, Kodam XVII, Kodam XVIII, Kodam Jaya Jakarta, dan Kodam IM Banda Aceh. Atau bisa pula dari Ajendam, Ajenrem, serta Korem setempat.

Jadwal seleksi 1. Reguler pria Daftar online: mulai 1 Januari 2020 Daftar ulang dan validasi: 24-28 Agustus 2020 Pengecekan awal: 31 Agustus – 9 September 2020 Parade dan pengumuman: 10/11 September 2020 RIK/Uji: 15-21 September 2020 Pengumuman: 25 September 2020 Pembukaan pendidikan: 28 September 2020 2. Reguler wanita Daftar online: mulai 1 Januari 2020 Daftar ulang dan validasi: 13-24 Juli 2020 Pengecekan awal: 27 Juli – 6 Agustus 2020 RIK/Uji: 1-7 September 2020 Pengumuman: 11 September 2020 Pembukaan pendidikan: 28 September 2020 Materi penilaian Administrasi Kesehatan Jasmani Mental ideologi Psikologi

Tata cara pendaftaran Calon mendaftar Online Bintara PK TNI AD melalui website penerimaan prajurit TNI yaitu di laman, http:// rekrutmen- tni.mil.id sesuai batas waktu yang telah ditentukan. Bagi calon yang belum memahami cara mendaftar melalui Online dapat langsung datang ke tempat pendaftaran untuk mendapatkan penjelasan dari petugas pendaftaran bagaimana cara mendaftar dengan membawa persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Cetak Printout formulir pendaftaran. Datang ke Ajendam/Rem terdekat untuk melaksanakan daftar ulang (di luar tanggal yang telah ditentukan adalah tidak sah). Persiapkan diri sebaik-baiknya untuk mengikuti kegiatan seleksi. Ikuti tahapan seleksi yang telah diatur oleh Panda masing-masing. Catatan Selama proses kegiatan penerimaan Bintara Prajurit Karier TNI AD TA 2020 ini tidak dipungut biaya apapun.

Ini aplikasi daftar online yang bisa kamu akses untuk mendaftar jadi TNI AD https://rekrutmen-tni.mil.id/

Berita Terkait

Back to top button
Close
Close