Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » 59 Daerah Aliran Sungai di Jawa Barat Masuk Kondisi Kritis

59 Daerah Aliran Sungai di Jawa Barat Masuk Kondisi Kritis

  • account_circle Hasanah 012
  • calendar_month Senin, 2 Des 2024
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

HASANAH.ID, JABAR – Perwakilan Dinas Kehutanan Wilayah V Jawa Barat, Dedi Sudadi, mengungkapkan bahwa 59 Daerah Aliran Sungai (DAS) di Jawa Barat memerlukan perhatian serius. Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 20 Tahun 2014, wilayah seluas 2,9 juta hektare atau sekitar 79,43% DAS di provinsi ini berada dalam kondisi kritis yang membutuhkan pemulihan.

“DAS yang harus dipulihkan mencakup lahan dengan daya dukung yang sudah menurun, baik dari segi kualitas, kuantitas, maupun kontinuitas airnya,” ujar Dedi dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Kelembagaan Pengelolaan DAS Jawa Barat di Garut, Kamis (28/11/2024). Selain itu, ia menyoroti perlunya perhatian terhadap aspek sosial ekonomi, investasi bangunan air, serta pemanfaatan ruang wilayah.

Menurut Dedi, berbagai bencana lingkungan seperti banjir, longsor, sedimentasi, dan pencemaran air menjadi tantangan utama dalam pengelolaan DAS. “Degradasi lingkungan dan kerusakan DAS membutuhkan penanganan serius dan kolaborasi dari semua pihak,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pengelolaan DAS di Jawa Barat didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2012. Tujuannya adalah untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dan lembaga terkait dalam upaya konservasi dan pemulihan lingkungan DAS.

“Kita perlu mewujudkan lahan produktif yang sesuai dengan daya dukung lingkungan DAS, serta memastikan kuantitas dan kualitas air yang optimal secara berkelanjutan,” pungkas Dedi. Selain menjaga ekosistem, pengelolaan DAS juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

  • Penulis: Hasanah 012
expand_less