62 Persen Pekerja Indonesia Menganggap Mencari Kerja Sama Sulitnya dengan Menemukan Pasangan
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
- visibility 88
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Survei terbaru dari SEEK, perusahaan induk platform rekrutmen daring Jobstreet, mengungkapkan bahwa 62 persen pekerja di Indonesia merasa bahwa mencari pekerjaan saat ini sama sulitnya dengan menemukan pasangan hidup.
Temuan ini didasarkan pada survei yang dilakukan pada Mei 2024 oleh Milieu Insight atas permintaan Jobstreet dan JobsDB by SEEK. Penelitian ini melibatkan 5.000 responden dari lima negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina.
Survei tersebut bertujuan untuk menggali tantangan yang dihadapi pekerja dalam mencari pekerjaan, faktor yang memengaruhi kepuasan kerja, serta pandangan mereka terhadap pengambilan keputusan karier.
Di Indonesia, 25 persen responden mengaku lebih sulit menemukan pekerjaan yang sesuai dibandingkan dengan menemukan pasangan yang tepat, yang hanya dirasakan sulit oleh 14 persen responden.
“Bagi banyak orang Indonesia, perjalanan untuk menemukan kecocokan karier hampir setara dengan mencari pasangan hidup,” tulis SEEK dalam laporannya.
Hasil survei juga menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan oleh pekerja Indonesia untuk mencari pekerjaan dan pasangan cenderung seimbang.
Sebanyak 37 persen pekerja lebih sering menggunakan aplikasi pencari kerja dalam enam bulan terakhir, sementara hanya 11 persen yang lebih aktif di aplikasi kencan. Sisanya, sekitar 48 persen, membagi waktu yang sama antara kedua jenis aplikasi tersebut.
Selain itu, survei ini menyoroti tingkat kepuasan pekerja Indonesia terhadap pekerjaan mereka saat ini. Sebanyak 59 persen responden menyatakan puas atau sangat puas dengan profesi yang mereka jalani, mencerminkan tingkat kepuasan kerja yang cukup tinggi.
- Penulis: Bobby Suryo



