Jika Ada Warga Belum Terdata, Pemkot Cimahi Intruksikan Lurah Ajukan Usulan Tambahan
- account_circle kusnadi
- calendar_month Kamis, 14 Mei 2020 02:46 WIB
- visibility 383
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id– Pemkot Cimahi masih terus melakukan pemutakhiran data penerima bantuan sosial Covid-19. Secara keseluruhan, penerima bansos mencapai 70.000 Kepala Keluarga (KK) dari total 140.000 lebih KK se-Kota Cimahi atau setara 40-50% jumlah warga Kota Cimahi. Bantuan sosial yang dimaksud mulai dari bantuan pemerintah pusat, Pemprov Jabar hingga Pemkot Cimahi.
Kepala Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi, Harjono menjelaskan jumlahnya fluktuatif, dari data warga terdampak yang masuk penerima bantuan jalur pemerintah pusat, Pemprov Jabar. Kemudian seandainya warga yang tidak ada di 2 jenis bantuan tersebut bisa jadi namanya ada di draft SK Bansos Wali Kota Cimahi.
“Jika masih ada warga terdampak covid-19 memang benar-benar belum terdata, para lurah diinstruksikan mengajukan usulan tambahan. Bantuan walikota akan disalurkan paling akhir untuk menyisir warga yang terdampak belum dapat bantuan. Nanti jadi benar-benar sudah terlihat siapa yang belum dapat bantuan,” terangnya.
Lanjut Harjono mengatakan rencananya, Wali Kota Cimahi berencana melakukan top up dana untuk penerima bantuan dari pemerintah pusat yang termasuk program lama. Bagi mereka yang setiap bulan sudah dapat bantuan sembako setara Rp 200.000 akan ditop-up dalam bentuk beras dan mie instan setara Rp 150.000.
- Penulis: kusnadi




