Dapat Ganggu Pertanian dan Usaha Lain, Ijah Hartini Minta Pemerintah Cari Solusi Atasi Dampak Kekeringan
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month 26 September 2023
- visibility 112
- comment 0 Komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks untuk kenyamanan membaca.
Hasanah.id – Nyaris di seluruh wilayah Jawa Barat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sebagai dampak dari kekeringan dan kemarau panjang.
Anggota DPRD Jabar, Ijah Hartini menyebut bahwa kesulitan air bersih secara tak langsung dapat memicu kerugian secara ekonomi, tertauama paa sektor pertanian yang memerlukan banyak paskan air.
“Kekeringan dapat mengganggu sektor ekonomi seperti pertanian, peternakan, dan industri. Hal ini dapat mengakibatkan kerugian ekonomi yang signifikan, termasuk kehilangan pekerjaan dan pendapatan bagi masyarakat,” lanjut anggota DPRD Jabar dari dapil Kuningan, Banjar, Ciamis, dan Pangandaran tersebut.
Ijah mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian yang nyata terkait dengan fenomena kekeringan dan kesulitan air bersih yang dialami masyarakat.
“Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini kemarau panjang dan berakibat sulitnya masyarakat memperoleh air bersih. Pemerintah mesti turun tangan memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat, khususnya sektor rumah tangga,’ ujar Ijah.
Ijah menerangkan kekeringan dapat mengakibatkan penurunan pasokan air minum, yang dapat mengancam kesehatan dan kehidupan masyarakat. Kekurangan air bersih dapat menyebabkan dehidrasi, penyakit, dan kondisi kesehatan lainnya.
- Penulis: Bobby Suryo



