Perhutani Bandung Utara Bersama BPBD Subang Koordinasi Antisipasi Bencana Alam
- account_circle Hasanah 011
- calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
- visibility 99
- comment 0 komentar
- print Cetak

Perhutani Bandung Utara Bersama BPBD Subang Koordinasi Antisipasi Bencana Alam di wilayah kerja Resort Pangkuan Hutan (RPH) Gunung Keramat, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cisalak, masuk daerah administratif Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Kamis ( 22/03-2024).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, BANDUNG – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan ( KPH ) Bandung Utara bersama Badan Penanggulangan Bencana Alam ( BPBD ) Wilayah Subang dan segenap instansi terkait lakukan kegiatan koordinasi mitigasi bencana alam, bertempat di wisata Great Panorama Lodge yang berada di wilayah kerja Resort Pangkuan Hutan (RPH) Gunung Keramat, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cisalak, masuk daerah administratif Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, pada hari Kamis ( 22/03-2024).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BKPH Cisalak Ryan Metika Prasetyo beserta jajaran, pihak BPBD Wilayah Subang Selatan Elvi Zulpian, pihak Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah II Purwakarta Adang Juanda beserta jajaran, pihak Komando Rayon Militer (Koramil) 0513 Jalan Cagak Pelda Darwinsyah, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Ciater Ipda Gama, Komandan Regu (Danru) Polisi Kehutanan (Polhut) Budi Hartono beserta anggota, serta Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sangkuriang Dadang Ahmad.
Di tempat terpisah, Administratur KPH Bandung Utara, Muhadi mengatakan bahwa, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka antisipasi bencana alam dilokasi wisata yang berada diwilayah hutan.
Pihaknya juga melibatkan beberapa instansi terkait, sehingga koordinasi dan kerja sama yang berkaitan dengan penanggulangan bencana alam dapat berjalan dengan baik.
“Dalam beberapa hari terakhir cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin yang cukup kencang terjadi di wilayah Bandung Barat, termasuk wilayah Kabupaten Subang. Hal ini berpotensi terjadinya bencana alam, terutama pohon tumbang di lokasi wisata yang berada di dalam kawasan hutan. Untuk itu, perlu adanya koordinasi yang baik antar beberapa pihak untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.
- Penulis: Hasanah 011



