Hasanah.id – PSSI kembali membuat gebrakan! Kali ini, federasi menunjuk Jordi Cruyff—putra dari legenda sepak bola Johan Cruyff—sebagai penasihat teknik Timnas Indonesia.
Penunjukan ini resmi terjadi pada dini hari waktu setempat, tepat pukul 03.00 WIB. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa kehadiran Cruyff akan membawa dampak besar bagi arah sepak bola nasional.
“Awal Maret, Jordi akan tiba di Indonesia bersama Patrick Kluivert. Mereka akan langsung berdiskusi dengan semua pihak terkait,” ujar Erick di Menara Danareksa, Selasa (25/2/2025).
Salah satu misi utama Cruyff adalah menemukan sosok yang tepat untuk mengisi posisi Direktur Teknik PSSI. Namun, lebih dari itu, ia juga bertugas merancang filosofi permainan yang dapat menjadi identitas khas sepak bola Indonesia.
“Jordi akan memberikan masukan teknis, membangun fondasi filosofi permainan kita, dan mencari Direktur Teknik yang sesuai,” tambah Erick.
“Kehadirannya juga akan memastikan kesinambungan program PSSI serta meninjau metode kepelatihan yang ada.”
Sebagai pemain, Jordi merintis karier di akademi Barcelona saat sang ayah menjadi pelatih. Ia kemudian melanglang buana ke Manchester United, Alaves, Espanyol, Metalurh Donetsk, dan mengakhiri kariernya di Valletta pada 2010.
Sementara itu, di dunia kepelatihan, pria berusia 51 tahun ini pernah menakhodai klub-klub seperti Maccabi Tel Aviv, Chongqing Dangdai Lifan, serta Timnas Ekuador, sebelum akhirnya mengelola Shenzhen.
Pengalamannya di berbagai posisi strategis di AEK Larnaca dan Maccabi Tel Aviv turut membuktikan kemampuannya dalam membangun tim yang kompetitif.