Dedi Mulyadi Tetapkan Nama Baru RS Al Ihsan Jadi RS Welas Asih
- account_circle Hasanah 014
- calendar_month 3 Juli 2025
- visibility 91
- comment 0 Komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks untuk kenyamanan membaca.
HASANAH.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menetapkan pergantian nama Rumah Sakit Al Ihsan di Kabupaten Bandung menjadi Rumah Sakit Welas Asih. Keputusan ini dituangkan dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat yang ditandatangani pada 19 Juni 2025, sebagai bagian dari upaya transformasi pelayanan kesehatan dengan mengedepankan kearifan budaya Sunda.
Saat dikonfirmasi, Analisis Hukum Ahli Pertama RSUD Al Ihsan Zidney Fahmidyan menjelaskan bahwa arahan penggantian nama berasal langsung dari Gubernur.
“Sebetulnya untuk tindak lanjut arahan dari Pak Gubernur langsung ya, bahwa harapannya beliau rumah sakit Al-Ihsan itu sudah akan berubah menjadi rumah sakit Welas Asih. Yang dimana untuk pergub, untuk Keputusan Gubernur Jawa Baratnya sudah dari 19 Juni,” kata Zidney pada Selasa (1/7).
Diketahui, manajemen RSUD Al Ihsan telah memulai tahapan persiapan untuk menerapkan perubahan nama secara menyeluruh.
“Tinggal pelaksanaan persiapan yang dari bawahnya menuju ke 100 persen,” ucap Zidney.
Menurut Zidney, perubahan nama tersebut dilandasi semangat menghadirkan transformasi pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi, sejalan dengan nilai kasih sayang. Hal ini diharapkan mampu membawa semangat baru bagi rumah sakit.
“Jadi untuk saat ini harapan dari Gubernur Jawa Barat itu memunculkan kearifan budaya Sunda. Sehingga sebenarnya dari Welas Asih pun Pak Gubernur ambil itu dari nama indah di Ar-Rahman (dan) Ar-Rahim. Itu sebenarnya lebih ke arah kasih sayang. Ngambil dasarnya dari situ. Mudah-mudahan dari situ kita akan mengangkat nama Welas Asih dan benar-benar membuat rebranding kita,” ujarnya.
Kabar perubahan nama rumah sakit ini turut dibenarkan pihak Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jabar, dr Rochady, memastikan proses pergantian nama telah berjalan.
“(Ganti) RS Welas Asih,” jelas Rochady ketika dikonfirmasi pada hari yang sama.
Rochady mengungkapkan, awalnya rumah sakit tersebut merupakan milik swasta dan tidak sempat berganti nama meskipun telah diambil alih oleh Pemprov Jabar pada 2004.
“Dulunya kan rumah sakit swasta, dan belum ganti nama ketika diambilalih oleh provinsi,” tuturnya.
Berdasarkan catatan sejarah RSUD Al Ihsan di laman resminya, pembangunan rumah sakit dimulai dengan peletakan batu pertama pada 11 Maret 1993 oleh Yayasan Al Ihsan, yang berdiri pada Januari 1993. Rumah sakit ini mulai beroperasi pada 12 November 1995, kemudian kepemilikannya resmi beralih ke Pemprov Jawa Barat pada 2004.
- Penulis: Hasanah 014

