Hari Bela Negara ke-77, Christin Novalia Ajak Semua Pihak Komitmen Perkuat Persatuan Bangsa

Hasanah.id – Peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-77 yang jatuh pada 19 Desember 2025 menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam peringatan tersebut, Christin Novalia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat bela negara sebagai fondasi utama menghadapi berbagai tantangan bangsa di era globalisasi.

“Hari Bela Negara tidak hanya sekadar peringatan seremonial, melainkan refleksi sejarah perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia,” ujarnya.

Salah satu peristiwa penting yang melatarbelakangi peringatan ini adalah Agresi Militer Belanda II, yang menjadi simbol keteguhan dan keberanian bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan.

“Peringatan Hari Bela Negara menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dan persatuan yang kita nikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan mengisinya dengan semangat persatuan,” lanjut Christin.

Pada peringatan HBN ke-77 tahun 2025, pemerintah mengusung tema Teguhkan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”. Tema ini menegaskan bahwa bela negara di masa kini tidak lagi dimaknai sebatas perjuangan fisik atau angkat senjata, melainkan diwujudkan melalui kontribusi nyata dan produktif sesuai dengan peran dan profesi masing-masing warga negara.

Legislator PDI Perjuangan ini menekankan bahwa semangat bela negara harus tercermin dalam sikap disiplin, kepedulian sosial, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari krisis ekonomi, disrupsi teknologi, hingga ancaman siber. Menurutnya, ketangguhan mental dan spiritual menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan nasional.

“Setiap warga negara memiliki peran strategis dalam bela negara. Melalui profesi dan bidangnya masing-masing, masyarakat dapat berkontribusi untuk kemajuan bangsa sekaligus memperkuat daya saing Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Christin menjelaskan bahwa bela negara merupakan tekad, sikap, dan perilaku warga negara yang dilandasi kecintaan kepada tanah air, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945. Nilai-nilai tersebut harus terus ditanamkan, khususnya kepada generasi muda, agar tumbuh kesadaran berbangsa dan bernegara yang kuat.

Ia berharap peringatan Hari Bela Negara ke-77 dapat menjadi momentum untuk memperkokoh persatuan nasional, menumbuhkan jiwa patriotisme, serta menghargai jasa para pahlawan dan tokoh Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang telah berjuang mempertahankan eksistensi bangsa.

“Dengan persatuan yang kuat dan semangat bela negara yang terus terjaga, Indonesia optimistis mampu melangkah maju menghadapi masa depan,” pungkas Christin.