Home Berita ‎Lurah Setiamanah Cimahi Tengah Tandatangani 10 Usulan Skala Prioritas di Acara Musrenbang

‎Lurah Setiamanah Cimahi Tengah Tandatangani 10 Usulan Skala Prioritas di Acara Musrenbang

Share
Share

HASANAH.ID, CIMAHI – Kelurahan Setiamanah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan, di Aula Kelurahan Setiamanah, Kamis (22/1/2026)

‎Pelaksanaan Musrenbang kali ini dilakukan sekaligus sebagai dampak dari program efisiensi anggaran yang tengah dijalankan pemerintah.

Lurah Setiamanah Atep Kahma Wijaya

‎Musrenbang diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, masyarakat, ketua RW, lembaga kelurahan, unsur pendidikan, pelaku usaha, serta unsur TNI dan Polri.

‎Lurah Setiamanah Atep Kahma Wijaya S.E.,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 6 Tahun 2025.

‎Ia menjelaskan, Musrenbang bertujuan untuk menampung dan menetapkan prioritas kebutuhan masyarakat yang dihimpun dari tingkat RW, menetapkan prioritas kegiatan kelurahan, serta menentukan usulan kegiatan yang akan dibahas pada Musrenbang tingkat kecamatan.

‎“Musrenbang ini bertujuan menampung dan menetapkan prioritas kebutuhan masyarakat dari tingkat RW, menetapkan prioritas kegiatan kelurahan, serta menetapkan kegiatan yang akan diajukan ke Musrenbang tingkat kecamatan,” ujar Atep.

‎Lanjut Atep menambahkan, Musrenbang tahun ini mengusung tema “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Pemantapan Pelayanan Publik.”

‎Ia berharap, melalui Musrenbang tersebut dapat terwujud peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata. Adapun anggaran pelaksanaan kegiatan Musrenbang ini dibebankan pada APBD Kota Cimahi Tahun Anggaran 2026.

‎Sementara itu, Wali Kota Cimahi yang diwakili oleh Binwil Setiamanah sekaligus selaku Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Cimahi, Cepi Rustiawan S.Pd, menyampaikan sejumlah pesan Wali Kota salah satunya ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, Sumber daya, kreatifitas, dan inovasi dalam rangkaian awal pelaksanaan Rempug Warga hingga Musrenbang.

‎Ia menegaskan meskipun pemerintah tengah menjalankan kebijakan efisiensi anggaran, seluruh program strategis harus tetap berjalan secara optimal.

‎Cepi juga menekankan bahwa seluruh usulan dari wilayah akan diteruskan ke tingkat kecamatan untuk dirumuskan dalam formulir perencanaan dan dipadukan dengan program perangkat daerah terkait.

‎“Namun kondisi saat ini menuntut kita untuk menyusun dan mempromosikan semua usulan tersebut dengan mengukur kemampuan finansial pemerintah,” tegasnya.

‎Menurut Cepi, seluruh unsur harus mampu memanfaatkan berbagai potensi yang ada di lapangan serta menyesuaikannya dengan kondisi anggaran yang tersedia.

‎”Meskipun efisiensi, namun untuk pembanguan infrastruktur di Kota Cimahi masih di atas 300 Miliar lebih, jadi ini akan terjawab apa yang menjadi keluhan kebutuhan dari masyarakat melalui Musrenbang ini,”tuturnya.

‎Cepi memaparkan dengan berbagai program yang diusulkan, mudah-mudahan di musrenbang Kelurahan Setiamanah ini, bisa menjadi prioritas di tingkat Kecamatan hingga ke tingkat kota.

‎”Dan nanti di tahun 2027 bisa terlaksana apa yang direncanakan oleh masyarakat dan mudah mudahan menjadi manfaat untuk masyarakat semua,”paparnya.

‎Selain itu, pelaksanaan pembangunan diharapkan tidak hanya bersumber dari APBD, melainkan juga dari sumber pendanaan lain.

‎Kita harus berupaya agar program pembangunan tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga memanfaatkan sumber lain seperti bantuan provinsi, pemerintah pusat, CSR, maupun partisipasi masyarakat,” pungkasnya.

Share
diskominfo kota sukabumi