Breaking News
Trending Tags
Beranda » LIFESTYLE » Tren Nikah di KUA, Ini 5 Alasan Kenapa Jadi Pilihan Para Gen Z

Tren Nikah di KUA, Ini 5 Alasan Kenapa Jadi Pilihan Para Gen Z

  • account_circle Friska Putri Aryananta
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Tren nikah di KUA di kalangan generasi muda terus mengalami perubahan. Jika dulu pesta mewah di gedung menjadi impian banyak pasangan, kini semakin banyak Gen Z yang memilih menikah di Kantor Urusan Agama (KUA). Fenomena ini membuat tren nikah di KUA semakin populer dan dianggap lebih relevan dengan gaya hidup generasi saat ini.

Pilihan ini bukan tanpa alasan. Mulai dari nilai kesederhanaan hingga orientasi masa depan, berikut lima alasan utama mengapa nikah di KUA semakin diminati oleh Gen Z.

1. Konsep Sederhana yang Lebih Bermakna

Gen Z dikenal sebagai generasi yang mengutamakan makna dibanding simbol semata. Tren nikah di KUA menawarkan konsep sederhana, fokus pada akad dan keabsahan pernikahan itu sendiri.

Tanpa dekorasi berlebihan dan rangkaian acara panjang, pasangan bisa menjalani momen sakral dengan lebih khidmat dan personal. Hal ini sejalan dengan nilai minimalisme yang semakin digemari oleh Gen Z.

2. Proses Praktis dan Tidak Ribet

Dibandingkan dengan pernikahan besar yang membutuhkan persiapan berbulan-bulan, nikah di KUA dinilai jauh lebih praktis. Proses administrasi jelas, waktu pelaksanaan singkat, dan tidak membutuhkan banyak vendor.

Bagi Gen Z yang cenderung menyukai hal efisien dan cepat, kemudahan ini menjadi daya tarik utama dalam tren nikah di KUA.

3. Lebih Relevan dengan Gaya Hidup Gen Z

Gaya hidup Gen Z yang autentik dan anti-formalitas berlebihan membuat pernikahan sederhana terasa lebih “relate”. Menikah di KUA tidak lagi dipandang kuno, justru dianggap modern dan realistis.

Tak sedikit pasangan yang kemudian mengadakan acara kecil bersama keluarga inti atau merayakannya dengan cara yang lebih personal, seperti makan bersama atau liburan singkat.

  • Penulis: Friska Putri Aryananta
expand_less