BOGOR, HASANAH.ID – Aktris Diva Siregar mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Jagorawi, tepatnya di Km 24 wilayah Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (7/2/2026) sore dan melibatkan kendaraan pribadi yang dikemudikannya, sebuah sedan Honda City.
Peristiwa nahas itu diduga dipicu oleh kondisi kelelahan pengemudi. Diva Siregar disebut mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi, sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya ketika melaju dari arah Jakarta menuju Bogor.
Pelaksana Tugas Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, mobil Honda City dengan nomor polisi B-2503-DVS melaju di lajur dua Tol Jagorawi dengan kecepatan normal.
Namun, setibanya di lokasi kejadian, kendaraan yang dikemudikan Diva tiba-tiba oleng. Mobil tersebut kemudian menghantam pembatas jalan di sisi tol dengan cukup keras. Benturan tersebut menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling dan berhenti dalam posisi terbalik, dengan keempat roda berada di atas.
Belum selesai sampai di situ, situasi semakin berbahaya ketika sebuah truk boks Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi B-9897-SYO yang melaju dari arah belakang di lajur yang sama tidak sempat melakukan pengereman atau menghindar. Truk tersebut kemudian menabrak mobil Diva yang sudah dalam kondisi terbalik di tengah jalan tol.
Beruntung, meskipun kecelakaan berlangsung cukup serius dan melibatkan dua kendaraan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka, yakni Diva Siregar sendiri serta seorang penumpang bernama Muhamad Reza (25).
Ipda Ares Rahman menyebutkan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, faktor utama penyebab kecelakaan diduga kuat karena pengemudi mengalami kelelahan. Kondisi microsleep membuat pengemudi kehilangan konsentrasi dan refleks, sehingga kendaraan tidak lagi dapat dikendalikan dengan baik.
โPengemudi mobil Honda City diduga mengantuk atau mengalami microsleep. Akibatnya, kendaraan menabrak pembatas jalan dan terbalik dengan posisi roda di atas,โ ujar Ares Rahman dalam keterangan resminya pada Minggu (8/2/2026).
Ia menambahkan bahwa faktor kelelahan pengemudi masih menjadi salah satu penyebab dominan kecelakaan di jalan tol. Microsleep, meskipun hanya berlangsung beberapa detik, dapat berdampak fatal karena kendaraan tetap melaju tanpa kendali dalam kecepatan tinggi.
Setelah kecelakaan terjadi, petugas kepolisian bersama tim medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Diva Siregar dan Muhamad Reza berhasil dikeluarkan dari dalam kendaraan dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Annisa Cibinong guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Polisi memastikan bahwa kedua korban dalam kondisi sadar saat proses evakuasi berlangsung. Meski demikian, keduanya tetap menjalani pemeriksaan medis secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada luka serius yang berisiko terhadap kesehatan jangka panjang.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di Tol Jagorawi sempat mengalami perlambatan. Petugas kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat agar kondisi jalan kembali normal. Tidak berselang lama, arus kendaraan kembali lancar setelah bangkai mobil dan truk dipindahkan dari badan jalan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi para pengguna jalan tol, khususnya pengemudi kendaraan pribadi, untuk selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara. Mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk sangat berisiko, terutama di jalan bebas hambatan yang menuntut konsentrasi penuh.
Kepolisian mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri jika merasa lelah. Istirahat sejenak di rest area atau menunda perjalanan dinilai jauh lebih aman dibandingkan mengambil risiko berkendara dalam kondisi tidak prima.
Hingga kini, Satlantas Polres Bogor masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut, termasuk pemeriksaan kendaraan dan keterangan saksi di lokasi kejadian, guna memastikan kronologi kecelakaan secara menyeluruh.
