Jakarta, Hasanah.id- Kapan jadwal sidang isbat Ramadhan 1447 H? Simak selengkapnya berikut ini.
Umat Muslim di Tanah Air tengah bergembira menunggu datangnya bulan Ramadhan 1447 H.
Ramadhan menjadi bulan istimewa di mana salah satunya diisi dengan ibadah puasa.
Namun untuk menentukan kapan masuk bulan Ramadhan, akan terlebih dahulu dilakukan sidang isbat.
Jadwal sidang isbat sendiri tiap tahunnya berbeda secara tanggal masehi.
Sidang tersebut dilakukan setelah pemantauan titik hilal dari berbagai wilayah.
Apa Itu Sidang Isbat?
Sidang isbat merupakan forum resmi yang digelar pemerintah melalui Kementerian Agama untuk menetapkan awal bulan dalam kalender Hijriah.
Penetapan ini mencakup awal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha yang menjadi pedoman umat Islam di Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, sidang isbat menggabungkan metode hisab atau perhitungan astronomi dengan rukyat, yakni pemantauan hilal di berbagai titik pengamatan.
Hasil kedua metode tersebut dibahas bersama para ulama, ahli falak, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam sebelum pemerintah mengumumkan keputusan resmi.
Secara historis, kewenangan penetapan hari raya keagamaan diberikan kepada Menteri Agama pada 1946 oleh Presiden Soekarno.
Sejak saat itu, mekanisme sidang isbat berkembang menjadi forum nasional yang rutin digelar menjelang hari besar Islam.
Tahapan Sidang Isbat
Kementerian Agama kembali menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Ramadhan.
Proses diawali dengan pemaparan posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi dan hasil rukyatul hilal di 124 titik pemantauan di seluruh Indonesia.
Setelah itu, Kemenag menggelar sidang bersama perwakilan ormas Islam, BRIN, BMKG, dan duta besar negara sahabat.
Penentuan awal Ramadan menggunakan dua metode, yakni hisab dan rukyat.
Hasil sidang isbat kemudian diumumkan langsung kepada masyarakat melalui konferensi pers resmi Menteri Agama.
Jadwal Sidang Isbat, Kapan Digelar?
Terkait jadwal sidang isbat, Kementerian Agama akan menggelar sidang untuk menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah pada 17 Februari 2026.
Agenda ini menjadi penentu resmi dimulainya ibadah puasa bagi umat Islam di Indonesia.
Sidang akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, dan dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Proses penetapan dilakukan melalui mekanisme musyawarah dengan mempertimbangkan data hisab dan hasil rukyat.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad menyampaikan, sidang tersebut melibatkan berbagai unsur.
Berbagai unsur tersebut antara lain perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, Majelis Ulama Indonesia, BMKG, ahli falak, DPR, Mahkamah Agung, serta perwakilan kedutaan besar negara-negara Islam.
Diharapkan dengan adanya sidang isbat ini, masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa Ramdhan dengan penuh keyakinan dan rasa nyaman.
Selain itu, dengan adanya sidang, masyarakat Muslim juga dapat melaksanakan ibadah sholat tarawih tepat waktu.
Ramadhan sendiri agar dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan ibadah, termasuk bersedekah.
Demikian tadi mengenai ulasan terkait jadwal sidang isbat Ramadhan 1447 H atau tahun 2026.
