Breaking News
Trending Tags

Disdikpora Pangandaran: Tolak Menu MBG Tak Layak Sekarang!

  • account_circle MFC Team
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026 14:00 WIB
  • visibility 270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pangandaran, Hasanah.id – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran secara resmi mengeluarkan instruksi keras terkait implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tegas ini diambil sebagai respon cepat untuk memastikan bahwa seluruh asupan nutrisi yang diterima oleh siswa di sekolah benar-benar berkualitas tinggi, higienis, dan sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Pihak dinas meminta setiap kepala sekolah beserta jajarannya untuk memiliki keberanian dalam memberikan penolakan terhadap menu MBG tak layak jika ditemukan ketidaksesuaian di lapangan.

Kualitas makanan merupakan variabel utama yang tidak dapat ditawar dalam menyukseskan program strategis nasional ini. Disdikpora menekankan bahwa setiap rupiah anggaran yang dialokasikan harus terwujud dalam bentuk hidangan yang sehat dan menggugah selera siswa. Munculnya kekhawatiran mengenai potensi penyajian menu MBG tak layak oleh pihak ketiga menjadi perhatian serius, terutama mengingat dampak kesehatan jangka panjang bagi generasi muda di Kabupaten Pangandaran. Oleh karena itu, mekanisme pengawasan di gerbang sekolah harus diperketat tanpa terkecuali.

Kriteria Penolakan Terhadap Menu MBG Tak Layak

Dalam sosialisasi terbarunya, Disdikpora Pangandaran merinci secara mendetail mengenai apa saja yang menjadi indikator sebuah hidangan disebut sebagai menu MBG tak layak. Parameter ini mencakup aspek kasat mata seperti kebersihan kemasan, tingkat kematangan masakan, hingga aroma makanan yang harus segar. Jika ditemukan nasi yang keras, sayuran yang layu, atau lauk pauk yang terindikasi basi, sekolah memiliki mandat penuh untuk mengembalikan pasokan tersebut kepada pihak katering dan meminta penggantian segera.

Selain aspek fisik, keseimbangan gizi juga menjadi sorotan. Menu MBG tak layak juga merujuk pada komposisi makanan yang tidak seimbang, misalnya hanya didominasi karbohidrat tanpa adanya protein dan serat yang memadai. Setiap porsi makanan yang sampai ke tangan siswa harus melalui proses verifikasi cepat oleh tim kecil di sekolah. Langkah ini bertujuan untuk memberikan pesan tegas kepada penyedia jasa katering agar tidak mencoba-coba menurunkan kualitas demi keuntungan pribadi dengan menyajikan menu MBG tak layak.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: MFC Team
expand_less