Breaking News
Trending Tags

Menantea Resmi Pamit 25 April Mendatang! Kakak Jerome Polin Bongkar Alasan di Balik Penutupan

  • account_circle Hasanah Team
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026 13:47 WIB
  • visibility 302
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Kabar mengejutkan datang dari industri food and beverage (F&B) nasional. Brand minuman teh kekinian, Menantea, resmi mengumumkan akan berhenti beroperasi pada 25 April 2026 mendatang. Kabar pamitnya brand yang didirikan oleh influencer Jerome Polin bersama kakaknya, Jehian Sijabat, ini tentu memicu perbincangan hangat di kalangan pelanggan setia dan para pelaku usaha.

Jehian Sijabat selaku perwakilan manajemen akhirnya buka suara mengenai alasan di balik keputusan berat untuk menutup gerai minuman yang sempat viral tersebut. Keputusan ini tidak hanya mengejutkan konsumen, tetapi juga menjadi sorotan bagi pelaku bisnis F&B yang selama ini melihat Menantea sebagai salah satu contoh sukses brand berbasis influencer.

Keputusan Sulit di Tengah Dinamika Bisnis

Melalui keterangannya, Jehian mengungkapkan bahwa penutupan Menantea bukanlah keputusan yang diambil secara mendadak. Ia menjelaskan adanya berbagai faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberlangsungan bisnis ini. Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan strategi bisnis jangka panjang serta tantangan dalam menjaga konsistensi operasional di tengah persaingan pasar minuman teh yang semakin jenuh.

Industri minuman kekinian sendiri dikenal sangat kompetitif. Banyak brand baru bermunculan dengan konsep serupa, inovasi rasa yang terus berkembang, serta strategi pemasaran agresif yang membuat persaingan semakin ketat. Dalam kondisi seperti ini, mempertahankan posisi di pasar bukanlah perkara mudah, bahkan bagi brand yang sempat berada di puncak popularitas.

Pihak manajemen memilih untuk menyelesaikan operasional secara baik-baik pada akhir April ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada para mitra, karyawan, dan konsumen. Langkah ini dinilai lebih bijak dibandingkan memaksakan operasional di tengah tekanan bisnis yang semakin berat.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Hasanah Team
  • Editor: redaksi hasanah.id
expand_less