Usai Viral karena Kontennya Safrie Ramadhan Minta Maaf ke Na Daehoon
- account_circle Atep Hilmansyah
- calendar_month Kamis, 7 Mei 2026 11:01 WIB
- visibility 115
- comment 0 komentar
- print Cetak

Usai Viral karena Kontennya Safrie Ramadhan Minta Maaf ke Na Daehoon (sosial media)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, Hasanah.id- Polemik viral Safrie Ramadhan di media sosial akhirnya mendapat respons langsung dari yang bersangkutan. Safrie menyampaikan permintaan maaf terbuka setelah unggahannya yang menampilkan anak-anak milik Na Daehoon dan Julia Prastini alias Jule menuai kritik dari publik.
Kasus viral Safrie Ramadhan bermula ketika ia mengunggah foto tiga anak Na Daehoon disertai keterangan yang dianggap tidak sensitif oleh banyak warganet. Konten tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan memicu reaksi keras dari pihak keluarga.
Melalui pernyataan yang diunggah pada Rabu, 6 Mei 2026, Safrie mengakui kesalahan atas tindakannya di media sosial. Ia menyebut unggahan tersebut sebagai bentuk ketidakdewasaan dalam menggunakan platform digital.
“Saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan yang terjadi. Apa yang saya lakukan tidak dapat dibenarkan dan merupakan bentuk ketidakdewasaan saya dalam bersosial media,” tulis viral Safrie Ramadhan dalam klarifikasinya.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Na Daehoon dan keluarganya atas unggahan yang telah menimbulkan polemik. Meski mengaku tidak memiliki niat buruk, Safrie tetap menyadari bahwa konten tersebut tidak pantas dipublikasikan.
Dalam lanjutan pernyataannya, viral Safrie Ramadhan berharap kesalahannya dapat dimaafkan dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial di masa mendatang.
Sebelumnya, Na Daehoon juga sempat menyampaikan kekecewaannya melalui media sosial. Ia menilai tindakan tersebut sudah melewati batas karena melibatkan anak-anak yang seharusnya tidak dijadikan bahan konten di ruang publik.
Selain itu, Na Daehoon menegaskan bahwa hak asuh anak sepenuhnya berada di tangannya berdasarkan keputusan hukum yang telah berkekuatan tetap. Ia bahkan mempertimbangkan untuk membatasi akses anak-anak terhadap mantan istrinya demi menjaga kondisi psikologis mereka.
Menurutnya, langkah tersebut diambil untuk memastikan anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan nyaman, jauh dari konflik orang dewasa yang sedang terjadi.
Kasus viral Safrie Ramadhan ini pun menjadi perhatian publik dan memunculkan diskusi mengenai etika penggunaan media sosial, terutama ketika melibatkan anak-anak dalam sebuah konten.
- Penulis: Atep Hilmansyah




