Gunung Dukono Erupsi Hebat, Lontarkan Abu hingga 10.000 Meter
- account_circle Hasanah Team
- calendar_month Jumat, 8 Mei 2026 10:53 WIB
- visibility 256
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gunung Dukono Maluku Erupsi Lontarkan Abu hingga 10.000 Meter
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Kabar mengejutkan datang dari wilayah utara Kepulauan Maluku. Gunung Api Dukono kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang sangat signifikan pada Jumat pagi, 8 Mei 2026. Berdasarkan laporan resmi Magma Indonesia, gunung yang terletak di Halmahera Utara ini mengalami erupsi hebat pada pukul 07.41 WIT.
Kolom abu teramati meluncur tinggi hingga mencapai kurang lebih 10.000 meter di atas puncak kawah, atau sekitar 11.087 meter di atas permukaan laut. Fenomena ini terekam jelas dengan kolom abu berwarna kelabu tebal yang intensitasnya mengikuti arah angin, menciptakan pemandangan yang mencekam sekaligus menjadi peringatan serius bagi warga sekitar.
Zona Larangan: Sterilkan Kawah Malupang Warirang
Merespons peningkatan aktivitas yang ekstrem ini, PVMBG melalui Magma Indonesia segera mengeluarkan rekomendasi tegas. Masyarakat dan wisatawan dilarang keras melakukan segala aktivitas di dalam radius 4 kilometer dari pusat Kawah Malupang Warirang. Larangan ini bersifat mutlak mengingat ancaman material vulkanik seperti batu, lava, dan awan panas yang bisa terlontar sewaktu-waktu.
Pihak berwenang menekankan agar tidak ada satu pun pihak yang mendekati kawah, baik untuk mendaki, berwisata, maupun sekadar mengambil gambar. Pelanggaran terhadap radius aman ini dapat membahayakan nyawa dan mempersulit upaya evakuasi jika terjadi eskalasi lebih lanjut.
Waspada Hujan Abu dan Risiko Kesehatan
Erupsi Dukono yang bersifat eksplosif ini membawa ancaman kesehatan berupa hujan abu vulkanik. Sebaran abu sangat bergantung pada arah dan kecepatan angin, sehingga wilayah terdampak bisa berubah dengan cepat.
Masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau untuk segera melakukan langkah antisipasi:
- Penulis: Hasanah Team
- Editor: redaksi hasanah.id




