Breaking News
Trending Tags

Sugeng Mendesak KPK Ungkap Jaringan Forwarder di Bea Cukai

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 17:45 WIB
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Kasus korupsi impor yang mencuat pasca operasi tangkap tangan pada Februari 2026 kini menjadi fokus utama upaya penelusuran jaringan pelaku dan penerima keuntungan.

Sugeng meminta penyidikan diperluas untuk memasukkan kemungkinan keterlibatan forwarder lain agar pola korupsi impor bisa diungkap secara menyeluruh.

KPK, kata juru bicara Budi Prasetyo, sudah memeriksa sejumlah perusahaan kargo dan forwarder untuk menelusuri pengaturan jalur hijau dan jalur merah yang diduga dimanfaatkan.

Penyitaan bukti dan pemeriksaan intensif dilakukan setelah OTT yang menimpa beberapa pihak pada Februari 2026.

Salah satu entitas yang disebut dalam penyidikan adalah PT Blueray, namun Sugeng menekankan bahwa pemeriksaan tidak boleh berhenti pada satu perusahaan saja.

Penyidik juga menemukan aliran dana yang mengarah ke sebuah safe house.

Dari lokasi tersebut, KPK menyita lima kendaraan yang diduga dibeli dengan hasil tindak pidana korupsi.

Pengembangan penyidikan telah meliputi pemeriksaan pelaku usaha logistik lain dan pemantauan transaksi keuangan terkait impor.

Analis kontra intelijen memperingatkan risiko partial network capture, yakni hanya sebagian simpul jaringan yang terkuak sementara simpul strategis lain tetap tersembunyi.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less