STOXX 600 Turun 0,7% Karena Kekhawatiran Valuasi AI
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026 10:01 WIB
- visibility 89
- comment 0 komentar
- print Cetak

Aksi Jual Hantam Saham Eropa, Investor Cermati Risiko AI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Investor di Eropa kembali waspada terhadap valuasi saham AI setelah kekhawatiran tentang penilaian yang dinilai terlalu tinggi memicu tekanan pada pasar ekuitas regional.
Ketidakpastian atas valuasi saham AI diperburuk oleh kabar bahwa OpenAI berpotensi menunda rencana penawaran saham perdana hingga 2027, yang menambah kehati-hatian pelaku pasar.
Akibat reaksi pasar terhadap perkembangan tersebut, fokus pada valuasi saham AI turut menekan indeks-indeks utama bursa Eropa pada sesi perdagangan terakhir.
Indeks STOXX 600 tercatat turun 0,7 persen ke level 635,5.
Pergerakan itu membuat STOXX 600 pada dasarnya tidak banyak berubah dibandingkan posisi sepekan sebelumnya.
Sementara itu, STOXX 50 terkoreksi 0,9 persen menjadi 6.212 dan memperpanjang tren penurunan mingguan.
Teknologi yang memiliki keterkaitan dengan rantai pasok AI terkena tekanan terbesar dari aksi jual.
Di Jerman, DAX 40 melemah 1,3 persen ke level 24.671, level terendah dalam dua pekan terakhir.
Produsen chip Infineon Technologies merosot hampir 5 persen pada sesi tersebut.
Perusahaan yang ekspos terhadap kebutuhan daya pusat data AI, Siemens Energy, kehilangan 5,6 persen nilainya.
Saham ASML juga melemah sekitar 1 persen akibat sentimen yang sama.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



