Presiden Joko Widodo diminta fokus hadir di sidang ijazah
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026 17:51 WIB
- visibility 120
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jokowi Dinilai Lebih Baik Fokus Pada Sidang Ijazah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Tokoh aktivis Buni Yani meminta Presiden Joko Widodo lebih fokus menghadapi persidangan terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik atas ijazah Jokowi.
Buni Yani menegaskan Jokowi sebaiknya tidak melakukan kunjungan atau memberi alasan sakit, melainkan mengutamakan kehadiran di persidangan demi menjawab polemik ijazah Jokowi.
Ia juga menyerukan agar Jokowi mempersiapkan kondisi mental dan fisik sebelum menjalani proses hukum; menurut Buni Yani, rakyat berhak mengetahui kebenaran soal ijazah Jokowi.
“Kuatkan hatimu, Jokowi. Setiap perbuatan ada balasannya,” ucap Buni Yani, mendorong agar presiden hadir di pengadilan.
Ia menegaskan tuntutan publik atas kebenaran dan keadilan terkait ijazah tersebut, dan menuntut kehadiran Jokowi di pengadilan untuk membuktikan keaslian dokumen.
Di sisi lain, Presiden Jokowi sudah memulai safari politik pada 26 Juni 2026 dengan kunjungan ke Lampung dan Nusa Tenggara Timur.
Kunjungan itu merupakan bagian dari rencana perjalanan yang mencakup 38 provinsi, bertujuan memperkenalkan serta memperkuat konsolidasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Buni Yani menilai ada benturan antara kewajiban hukum dan agenda politik yang harus mendapat prioritas.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




