Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menilai koordinasi dengan KPK kunci ungkap suap impor
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026 08:55 WIB
- visibility 112
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kolaborasi PPATK Dan KPK Kunci Ungkap Kasus Bea Cukai
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – PPATK menegaskan penyerahan kasus kepada penyidik terkait dugaan suap impor yang kini tengah menjadi fokus pengawasan lembaga antirasuah.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyatakan pihaknya tidak melakukan penyidikan sendiri melainkan berkoordinasi penuh dengan aparat penegak hukum pada penanganan dugaan suap impor.
Pernyataan Ivan itu disampaikan kepada media di Jakarta pada Jumat, 3 Juli 2026 seiring meningkatnya perhatian publik terhadap aliran dana yang diduga terkait dugaan suap impor.
Ivan menekankan pentingnya sinergi antar lembaga untuk menjaga integritas sistem keuangan negara.
Ia mengatakan koordinasi lintas institusi diperkuat untuk mencegah penyalahgunaan penerimaan negara.
Sumber penyidikan mengaitkan perkara ini dengan kasus yang menyentuh prosedur impor dan penggunaan rekening korporasi.
Blueray Cargo menjadi subjek penyelidikan awal atas dugaan keterlibatan dalam praktik suap impor.
Nama Heri Setiyono alias Heri Black juga muncul berulang kali dalam dokumen yang beredar dan pernyataan KPK.
Heri tercatat sebagai Direktur dan pemegang saham mayoritas PT Putra Srikaton Logistics.
Dokumen tersebut memuat profil korporasi dan riwayat transaksi yang menunjukkan aliran dana berulang.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




