Breaking News
Trending Tags

Donald Trump mengklaim Iran akan membeli hasil pertanian AS

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026 10:52 WIB
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pernyataan tentang pembelian produk pertanian oleh Iran yang diklaim akan menjadi bagian dari kesepakatan perdamaian internasional memicu perdebatan publik dan diplomatik.

Donald Trump menyatakan bahwa Teheran akan melakukan pembelian produk pertanian yang meliputi jagung, gandum, dan kedelai secara khusus dari petani Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut langsung ditanggapi oleh pejabat Iran, termasuk Abdolnaser Hemmati, yang menolak narasi terkait pembelian produk pertanian yang mengikat negara itu pada komitmen semacam itu.

Trump dikabarkan menuturkan bahwa karena Iran “tidak menghasilkan uang,” negara-negara lain akan mengambil sebagian dari pendapatan dan membeli komoditas yang diperlukan.

Hemmati, mantan Gubernur Bank Sentral Iran, menyampaikan bantahan melalui media lokal dan menegaskan bahwa tidak ada kewajiban resmi yang disepakati untuk membeli barang dari Amerika Serikat.

Reaksi cepat dari kedua pihak menggambarkan adanya perbedaan interpretasi mengenai isi dan status pembicaraan yang sedang berlangsung.

Jika klaim itu benar, implikasi terhadap pembelian produk pertanian global akan terasa pada rantai pasok dan harga komoditas internasional.

Hingga kini belum muncul dokumen bersama atau pernyataan resmi yang menjabarkan syarat, volume, atau mekanisme pembayaran atas transaksi yang diklaim.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less