Presiden Prabowo Subianto mempercepat perdagangan karbon lewat empat proyek kehutanan
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 02:13 WIB
- visibility 114
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepemimpinan Prabowo Perkuat Perdagangan Karbon Nasional
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah resmi memperluas program perdagangan karbon dalam acara peluncuran yang digelar pada Senin, 6 Juli 2026.
Menteri Kehutanan Raja Antoni menegaskan bahwa mekanisme perdagangan karbon akan mempercepat registrasi dan mempertemukan proyek yang siap dengan pasar sehingga hasilnya dapat segera diperdagangkan.
Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto yang dinilai kunci dalam mewujudkan gagasan ekonomi hijau menjadi aktivitas perdagangan karbon yang nyata.
Kementerian Kehutanan memperkenalkan empat proyek karbon yang siap dijalankan sebagai bagian dari paket kebijakan baru.
Tiga dari proyek tersebut berada di kawasan Pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).
Satu proyek lainnya dikembangkan melalui skema Perhutanan Sosial (PS) untuk memperkuat keterlibatan masyarakat lokal.
Pemerintah menyatakan perluasan ini tak lagi terbatas pada konsesi industri saja.
Satu langkah penting adalah penerapan prinsip yang memungkinkan area konservasi seperti Way Kambas juga menjadi bagian dari skema perdagangan karbon.
Integrasi kawasan konservasi ditujukan agar manfaat ekonomi dari karbon mencapai wilayah yang lebih luas.
Raja Antoni menekankan orientasi kebijakan pada kesejahteraan masyarakat sebagai landasan operasional.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




