Breaking News
Trending Tags

Kenaikan CPO ke 4.576 Ringgit/ton mendorong permintaan biodiesel

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 15:58 WIB
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Lonjakan harga minyak mentah global kembali meresahkan pasar energi dan mendorong preferensi terhadap minyak nabati, khususnya CPO, sebagai bahan baku biodiesel yang lebih ekonomis.

Permintaan terhadap CPO meningkat seiring pelaku pasar mencari alternatif selain bahan bakar fosil yang harganya terus tinggi.

Pergeseran ini tercermin pada perdagangan Bursa Malaysia Derivatives pada Selasa, 7 Juli 2026, yang menempatkan CPO dalam fokus investor komoditas.

Pada sesi pembukaan di bursa tersebut, kontrak acuan untuk pengiriman September tercatat melonjak sebesar 26 Ringgit atau 0,57 persen.

Harga kontrak itu kini berada pada level 4.576 Ringgit per ton.

Pendorong kenaikan termasuk asumsi permintaan biofuel yang meningkat ketika harga minyak mentah tetap elevated meski perhatian pasar sempat bergeser dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah menuju proyeksi pasokan dan permintaan global.

Di sisi lain, dinamika di pasar komoditas internasional turut memperkuat pergerakan harga CPO.

Kontrak minyak sawit di bursa Dalian terangkat 1,46 persen, sementara minyak kedelai di Dalian naik 1,29 persen.

Pasar Amerika juga mencatat kenaikan; di CBOT harga minyak kedelai naik 0,3 persen.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less