Ketua Umum Peradi Profesional Harris Hedar menerima Rekor MURI untuk 108 mitra keagamaan
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 20:48 WIB
- visibility 95
- comment 0 komentar
- print Cetak

Peradi Profesional Catat Rekor MURI Mitra Pendidikan Advokat
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Peradi Profesional menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi, praktisi hukum, dan pemerintah sebagai fondasi penegakan hukum di Indonesia.
Menurut organisasi, kerja sama lintas sektor ini telah menjadi agenda sentral sejak kelahirannya.
Sekretaris Jenderal DPN, Yuhelson, menyampaikan bahwa dalam waktu kurang dari enam bulan pihaknya telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 112 perguruan tinggi untuk mendorong kualitas pendidikan advokat.
Tujuan utama adalah membangun kembali martabat profesi advokat melalui peningkatan mutu pendidikan bagi calon advokat.
Penguatan tiga pilar — akademisi, praktisi hukum, dan pemerintah — disebut sebagai tonggak sejarah dalam upaya menegakkan keadilan di tanah air.
Langkah konkret diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan profesi advokat di berbagai perguruan tinggi di seluruh wilayah Indonesia.
Saat ini organisasi telah menandatangani kerja sama dengan 138 perguruan tinggi, di mana 108 di antaranya adalah perguruan tinggi keagamaan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.
Atas pencapaian itu, pihak terkait menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai organisasi advokat dengan jumlah penandatanganan kerja sama terbanyak untuk pendidikan advokat di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




