Kementerian PU sebut Bendungan Sidan perkuat irigasi Bali
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 14 Jul 2026 13:04 WIB
- visibility 99
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bendungan Sidan Perkuat Irigasi Bali Untuk Swasembada Pangan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Bendungan Sidan yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 10 Juli 2026 berfungsi sebagai penyangga utama pasokan air irigasi bagi pertanian di Provinsi Bali.
Bendungan Sidan dirancang untuk menampung 5,76 juta meter kubik air sehingga pasokan dapat disimpan saat musim hujan dan dimanfaatkan pada musim kemarau.
Bendungan Sidan juga diproyeksikan memperkuat ketahanan pangan lokal dengan memberikan ketersediaan air teratur untuk lahan pertanian.
Infrastruktur ini mendukung sistem irigasi seluas 9.598 hektare, yang terbagi menjadi DI Mambal seluas 5.963 hektare dan DI Kedewatan seluas 3.635 hektare.
Selain suplai air baku untuk irigasi, bendungan memiliki fungsi pengendalian banjir yang penting bagi wilayah hilir.
Perhitungan menunjukkan bahwa keberadaan fasilitas ini dapat mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari 265% menjadi 271%, membuka peluang penanaman lebih sering dalam setahun.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menyatakan bahwa manfaat langsung bendungan sudah mulai dirasakan oleh masyarakat pertanian setempat.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa infrastruktur air seperti bendungan menjadi tulang punggung keberlanjutan produksi pangan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




