Konsolidasi PDIP Jatim: Megawati Soekarnoputri Serukan Nasionalisme dan Persatuan Bangsa
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 24 Agt 2026 10:13 WIB
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

Konsolidasi PDIP Jatim: Pesan Megawati untuk Kader Seputar Nasionalisme dan Persatuan Bangsa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Surabaya, Hasanah.id – Surabaya memiliki peranan penting dalam perkembangan pemikiran Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno.
Menggagas peran penting kota ini, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menyatakan, “Jawa Timur sangat signifikan dari sudut pandang ideologis dan historis.”
Menurut Megawati, Surabaya merupakan “Dapur Nasionalisme” yang menggarisbawahi pentingnya bagi perkembangan intelektual Bung Karno.
Di kota ini, Soekarno menyelesaikan pendidikannya di Hoogere Burgerschool dan menjalin pembelajaran dengan HOS Tjokroaminoto di tengah berbagai keterbatasan.
“Dari lingkungan sederhana inilah, gagasan dan pemikirannya mulai tumbuh,” ungkap Megawati.
Ia menerangkan bahwa Soekarno mengenal berbagai tokoh dunia melalui karya-karya literaturnya, termasuk pemikir terkemuka seperti Thomas Jefferson dan Karl Marx.
“Surabaya adalah tempat di mana Bung Karno menempa diri menjadi patriot yang berani. Di usia 16 tahun, ia berjuang untuk Indonesia Merdeka,” tambahnya.
Megawati juga menekankan pentingnya generasi muda untuk meneladani semangat perjuangan Bung Karno.
“Beliau adalah contoh nyata pemuda yang, meskipun hidup sederhana, memiliki visi besar untuk bangsa ini,” lanjut Megawati.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




