Breaking News
Trending Tags

Mohammad Bagher Ghalibaf Mendesak Amerika Serikat Penuhi MoU

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026 03:11 WIB
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuntut pemenuhan seluruh ketentuan nota kesepahaman sebagai syarat kelanjutan proses diplomatik dan menegaskan Iran tidak akan mengalah pada tekanan eksternal.

Ghalibaf menyampaikan tuntutan itu dalam pertemuan resmi di Teheran dengan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Jenderal Asim Munir, yang berperan sebagai mediator antara Teheran dan Washington.

Pertemuan pada Senin, 24 August 2026, menempatkan kembali nota kesepahaman sebagai fokus utama pembicaraan untuk meredam ketegangan dan mencari langkah implementasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sumber resmi menyebut Ghalibaf hadir sebagai bagian dari tim negosiator Iran yang terus mendorong agar komitmen yang tertulis dilaksanakan sepenuhnya oleh semua pihak.

Dalam pernyataannya, ia menilai ketidakpatuhan terhadap nota kesepahaman telah menimbulkan krisis kepercayaan yang menghambat pembicaraan lebih lanjut.

Para pejabat Iran menekankan bahwa meskipun tidak selalu berubah menjadi pertempuran besar, pelanggaran implementasi memicu aksi balasan yang berpotensi memperluas konflik ke wilayah tetangga.

Ghalibaf menegaskan sikap keras Tehran bahwa tekanan asing tidak akan mengubah kebijakan negara dalam mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasional.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less