Breaking News
Trending Tags

Nikkei 225 turun 0,50% akibat ketidakpastian Timur Tengah

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026 11:32 WIB
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Bursa saham Asia-Pasifik bergerak variatif pada perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026, ketika pelaku pasar menimbang dampak geopolitis serta pergerakan harga komoditas.

Bursa saham Asia-Pasifik menunjukkan respons berbeda antar bursa di awal sesi seiring investor mengamati perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.

Pergeseran sentimen juga tercermin dalam reaksi terhadap perubahan imbal hasil obligasi dan harga minyak di pasar global, sehingga Bursa saham Asia-Pasifik tetap dipantau ketat oleh pelaku pasar.

Di Tokyo, indeks Nikkei 225 tercatat turun 0,50 persen pada pembukaan hari ini.

Indeks Topix, di sisi lain, bergerak menguat sebesar 0,22 persen.

Pasar Korea Selatan menunjukkan tanda pelemahan dengan Kospi merosot 0,12 persen dan Kosdaq turun 1,08 persen.

Di Australia, indeks acuan S&P/ASX 200 melanjutkan penguatan awal sebesar 0,34 persen.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong memperlihatkan indikasi pembukaan yang lebih tinggi.

Penurunan harga minyak mentah ke level terendah dalam sepekan menjadi salah satu faktor yang mendukung sentimen risiko di kawasan.

Investor tampak mengabaikan sanksi terbaru AS terhadap Iran sehingga tekanan pasokan kembali muncul di pasar minyak.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less