Breaking News
Trending Tags

Prabowo Subianto dorong teknologi desalinasi untuk air bersih di NTT pasca bencana alam

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026 22:40 WIB
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pemanfaatan sains dan teknologi dalam meningkatkan ketahanan air, terutama di wilayah yang terdampak bencana, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah pengembangan teknologi desalinasi untuk mengubah air laut menjadi air tawar.

Dalam rapat penanganan bencana gempa bumi yang berlangsung di Posko Penanganan Gempa Bumi, Batalyon Yonif TP 834/WM, Kabupaten Nagekeo, NTT pada Rabu, 26 Agustus 2026, Presiden meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan Universitas Pertahanan (Unhan), TNI, dan fakultas teknik untuk mempercepat pengembangan teknologi ini.

“Saya minta BRIN, mungkin dengan Unhan, TNI, dan fakultas-fakultas teknik, teknologi desalinasi yang bisa kita bangun sendiri agar segera dikirim ke daerah-daerah yang sangat membutuhkan,” tegur Presiden.

Prabowo menggarisbawahi bahwa isu air tidak bisa diselesaikan hanya dalam konteks darurat. Ia mencatat pentingnya pemikiran untuk kebutuhan jangka menengah dan panjang. “Air sangat penting. Jadi kita harus melakukan upaya-upaya jangka menengah dan jangka panjang,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mencatat kebutuhan mendesak akan air bersih di sejumlah wilayah terdampak bencana, salah satunya Pulau Palue, Kabupaten Sikka.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less