Emas turun ke US$4.596/ons oleh spekulasi Fed
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026 09:39 WIB
- visibility 28
- comment 0 komentar
- print Cetak

Harga Logam Melemah: Dampak Spekulasi Suku Bunga The Fed Terhadap Pasar Logam Global
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pasar logam mulia global mengalami koreksi setelah rilis data inflasi AS yang memicu tekanan pada harga emas.
Indeks Harga Personal Consumption Expenditures (PCE) AS tercatat naik 3,7 persen dalam 12 bulan hingga Juli, melampaui perkiraan ekonom sebesar 3,6 persen.
Angka PCE yang lebih tinggi mendorong pasar menilai peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September mencapai sekitar 40 persen, sementara Indeks Dolar AS (DXY) menguat 0,3 persen dan menekan pergerakan komoditas termasuk harga emas.
Emas spot melemah ke level 4.595,93 Dolar AS per ons pada perdagangan terakhir.
Sementara itu, kontrak emas berjangka AS ditutup turun ke 4.653,30 Dolar AS per ons.
Selain emas, logam mulia lainnya juga tertekan dalam sesi yang sama.
Harga perak spot menyusut menjadi 67,93 Dolar AS per ons.
Platinum turun ke posisi 1.831,67 Dolar AS per ons.
Paladium sedikit berkurang ke 1.324,63 Dolar AS per ons.
Pelaku pasar mencatat aksi ambil untung sebagai salah satu faktor pemicu penurunan jangka pendek.
Namun analis melihat potensi kelanjutan tren kenaikan jangka panjang, dengan proyeksi harga emas menembus level 5.000 Dolar AS per ons tahun ini.
Beberapa proyeksi juga memperkirakan emas akan mencatat rekor tertinggi baru pada kuartal II-2027.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




