DPRD Jabar Rafael Situmorang Hadiri Diskusi Interaktif Bertajuk Refleksi 25 Tahun Reformasi 98
- account_circle kusnadi
- calendar_month Kamis, 11 Mei 2023 06:17 WIB
- visibility 205
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ADIKARYA PARLEMEN
HASANAH.ID, BANDUNG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Rafael Situmorang hadiri diskusi interaktif bertajuk Refleksi 25 Tahun Reformasi 98 di Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Pasundan (Unpas), Jalan Lengkong, Bandung, Kamis (11/5/2023).
Rafael Situmorang mengatakan perjalanan reformasi di Indonesia telah memasuki usia ke 25 tahun. Namun, perubahan dari rezim otoriter ke rezim reformasi yang sudah berjalan sejak 1998-2023 tersebut masih memiliki sejumlah catatan. Catatan-catatan perjalanan panjang reformasi tersebut dibahas Persatuan Nasional Aktivitas 98 (Pena 98).
Salah satu sorotan Pena 98 adalah politik identitas yang kerap didengungkan menjelang tahun politik. Isu tersebut dianggap bertentangan dengan nilai-nilai dari gerakan 98 yang menolak otoritarianisme atas dasar kesetaraan.
“Jadi konkretnya kita menolak politik identitas karena bisa menjadi racun bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Presidium Pena 98, Rafael Situmorang.
Rafael mengakui kesetaraan di ruang-ruang publik memang telah berjalan baik. Hanya saja, ia menilai isu politik identitas harus dihindari agar tidak merusak persatuan yang telah lama diperjuangkan.
“Bagi kita pelaku sejarah kita berkampanye terus agar itu (politik identitas) jangan dilakukan. Kita terus mengedukasi publik,” tutur Anggota DPRD Jabar Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
- Penulis: kusnadi




