Breaking News
Trending Tags

Abdy Yuhana: Pancasila sebagai Pilar Utama untuk Indonesia yang Sejahtera

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024 11:46 WIB
  • visibility 238
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lebih lanjut, Abdy menjelaskan bahwa sebelum Pancasila ditawarkan sebagai dasar negara, Soekarno menguji konsep ini di berbagai daerah seperti Surabaya, Bandung, Ende, dan Bengkulu. Setelah mendapat dukungan dari komunitas pergerakan, Pancasila kemudian diperkenalkan di forum resmi BPUPK pada 1 Juni 1945, yang kini kita kenal sebagai Hari Lahir Pancasila.

“Pancasila telah menjadi philosophische grondslag atau landasan filosofis yang mendalam bagi bangsa Indonesia. Ini adalah norma dasar negara yang fundamental dan tak tergantikan,” ujar Abdy, yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Abdy juga menyoroti upaya Soekarno untuk memperkenalkan Pancasila kepada dunia. Dalam Sidang Umum PBB pada 30 September 1960, Soekarno menyampaikan pidato berjudul To Build The World A New di mana ia memaparkan Pancasila sebagai landasan negara Indonesia yang unik, tidak terikat pada Manifesto Komunis atau Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat.

“Bung Karno menyebut Pancasila sebagai solusi yang lebih tinggi dari kedua ideologi besar itu, sebagai jawaban Indonesia kepada dunia,” ungkap Abdy.

Melihat perjalanan panjang Soekarno dalam membangun konsepsi bernegara, Abdy menekankan pentingnya seorang pemimpin untuk memiliki visi, ide, dan konsep yang jelas. Ia mengkritik fenomena politik modern yang cenderung pragmatis, yang menurutnya, sering kali mengesampingkan nilai-nilai ideologis dan konsepsi bernegara.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less