Breaking News
Trending Tags

Abdy Yuhana: Pancasila Hadir untuk Mewujudkan Persatuan Nasional

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024 14:19 WIB
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Hingga detik ini, Pancasila menjadi philosopische grondslag atau pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila juga merupakan norma dasar negara yang fundamental,” tutur anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini.

Tak sampai disitu, Bung Karno juga menawarkan Pancasila kepada dunia. Menurutnya, Pancasila yang menjadi dasar negara Republik Indonesia pertama kali diperkenalkan kepada dunia melalui forum Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Dalam Sidang Umum PBB 30 September 1960, Bung Karno menyampaikan pidatonya yang berjudul Membangun Dunia Kembali (To Build The World A New). Bung Karno menegaskan Pancasila adalah lima sendi negara yang tidak berpangkal kepada gagasan Manifesto Komunis atau Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat, menurut Bung Karno Pancasila sebagai Hogere optreking, dari dua idelogi besar tersebut,” ujar Abdy.

Menilik dari sepak terjang Bung Karno dalam membangun negara Indonesia dan kancah dunia, Abdy Yuhana mengungkapkan pentingnya seorang pemimpin, politisi atau negarawan merumuskan dan memiliki ide, konsep serta gagasan atau dapat disebut visi berbangsa bernegara.

“Dan hari ini, saya melihat nampaknya dalam membangun bangsa dan negara, kita kering dalam berkonsepsi. Hari ini, dalam berpolitik dan bernegara itu yang muncul adalah pragmatisme politik. Hal ini akibat dari diterapkannya demokrasi liberal atau yang oleh Bung Karno disebut demokrasi 50 persen + 1,” tegasnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less