Diperlukan Masyarakat, DPRD Jabar Christin Novalia Dorong Pemerintah Pastikan Ketersediaan dan Keterjangkauan Harga Elpiji 3 Kg
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Selasa, 4 Feb 2025 09:49 WIB
- visibility 147
- comment 0 komentar
- print Cetak

Christin Novalia Simanjuntak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Kelangkaan elpiji 3 kg terus menjadi keluhan masyarakat di berbagai daerah di Jawa Barat. Menanggapi hal ini, anggota DPRD Jawa Barat, Christin Novalia, mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret guna memastikan pasokan elpiji tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.
Menurut Christin, gas elpiji 3 kg adalah kebutuhan pokok bagi banyak rumah tangga serta pelaku usaha kecil dan menengah. Kelangkaan dan harga yang tidak stabil bisa berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada gas subsidi untuk berjualan makanan dan kebutuhan sehari-hari.
“Masyarakat sangat membutuhkan elpiji 3 kg ini. Pemerintah harus menjamin ketersediaannya dan memastikan distribusinya merata agar tidak terjadi kelangkaan di beberapa wilayah,” ujar Christin, Senin (3/2/2025).
Selain itu, ia menyoroti larangan pemerintah terkait penjualan gas elpiji 3 kg di pengecer. Diketahui, semua gas 3 kg saat ini hanya boleh dibeli di pangkalan yang terdaftar secara resmi.
Sebelumnya, pemerintah telah menghentikan penjualan liquefied petroleum gas atau elpiji 3 Kg untuk pengecer. Masyarakat kini hanya bisa membeli gas melon itu di pangkalan resmi Pertamina.
“Tentu ini memberatkan masyarakat kecil. Banyak warga yang mengeluhkan mereka harus menempuh jarak yang tidak dekat untuk menuju pangkalan. Belum lagi antrean panjang dan ketidakpastian untuk mendapatkan gas tersebut menambah beban masyarakat,” terang legislator PDI Perjuangan tersebut.
- Penulis: Bobby Suryo




