Nia Purnakania Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial dan Tidak Mudah Percaya Informasi Bohong
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Rabu, 13 Mei 2026 15:45 WIB
- visibility 833
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat media sosial menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Selain memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi, media sosial juga menghadirkan tantangan berupa maraknya penyebaran berita bohong dan informasi yang belum terverifikasi.
Anggota DPRD Jawa Barat, Hj. Nia Purnakania, SH., M.Kn. mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar tanpa memastikan kebenarannya terlebih dahulu.
Menurut Nia Purnakania, kemampuan menyaring informasi sangat penting di tengah derasnya arus berita di era digital saat ini. Ia menilai masyarakat perlu lebih teliti sebelum membagikan sebuah informasi agar tidak ikut menyebarkan kabar yang dapat menimbulkan keresahan maupun perpecahan.
“Masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya atau langsung menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan terlebih dahulu sumber berita tersebut dapat dipercaya,” ujar Nia.
Ia mengatakan, media sosial seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana untuk membangun kreativitas, memperluas wawasan, serta mempererat hubungan sosial antar masyarakat. Menurutnya, platform digital memiliki banyak manfaat positif apabila digunakan secara bertanggung jawab.
Legislator PDI Perjuangan ini juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak benar dapat berdampak luas terhadap kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya literasi digital, terutama dalam memahami dan memilah informasi yang diterima setiap hari.
Selain itu, ia mengajak generasi muda untuk menggunakan media sosial sebagai ruang berkarya dan menampilkan hal-hal positif yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Menurutnya, kreativitas anak muda di media sosial dapat menjadi energi positif untuk mendorong kemajuan masyarakat.
“Media sosial jangan dijadikan tempat untuk menyebarkan kebencian atau provokasi. Gunakan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat, berkreasi, berbagi inspirasi, dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat,” kata Nia.
Ia menambahkan bahwa menjaga etika dalam bermedia sosial juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh seluruh pengguna internet. Sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan dinilai menjadi kunci untuk menciptakan ruang digital yang sehat dan nyaman.
Nia Purnakania berharap masyarakat Jawa Barat dapat semakin cerdas dan dewasa dalam memanfaatkan teknologi digital. Dengan penggunaan media sosial yang positif dan bertanggung jawab, ia optimistis masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang harmonis, produktif, dan penuh semangat kebersamaan di era digital saat ini.
- Penulis: Bobby Suryo




