Breaking News
Trending Tags

Rute Lengkap dan Lokasi Parkir Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Bandung Akhir Pekan Ini

  • account_circle MFC Team
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026 10:28 WIB
  • visibility 335
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Langkah penutupan lebih awal ini sengaja diambil guna mensterilkan jalur serta memberikan ruang aman bagi para peserta parade untuk bersiap. Sementara itu, untuk pelaksanaan inti dari parade Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda sendiri dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB dan diperkirakan selesai hingga pukul 22.00 WIB.

Untuk mengawal ketertiban lalu lintas di sekitar area acara serta mengantisipasi potensi kemacetan parah, sebanyak 600 personel petugas gabungan akan disiagakan penuh di lapangan. Petugas gabungan tersebut terdiri dari unsur Kepolisian (Polri), Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dinas Perhubungan Kota Bandung, hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Daftar Kantong Parkir Resmi Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda

Menyadari potensi ledakan volume kendaraan dari pengunjung yang datang dari berbagai daerah, Pemprov Jabar secara khusus telah memetakan beberapa lokasi strategis sebagai kantong parkir resmi. Menurut Dhani Gumelar, lokasi-lokasi parkir ini disebar di titik-titik yang posisinya sangat dekat dengan area rute utama parade, terutama di seputaran titik finish.

Berikut adalah beberapa kantong parkir utama yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat:

  • Seputaran Gedung Sate: Diperuntukkan bagi penonton yang ingin langsung berada di area pusat acara atau titik akhir kirab.
  • Kantor Inspektorat Jawa Barat: Lokasi alternatif yang aman tidak jauh dari area Gedung Sate.
  • Gedung DPRD Jabar: Menyediakan area parkir yang cukup memadai bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
  • Masjid Pusdai (Pusat Dakwah Islam): Menjadi kantong parkir yang sangat strategis bagi penonton yang datang dari arah Jalan Supratman.
  • Area Bank Mandiri: Titik parkir tambahan di dekat kawasan Diponegoro.
  • Monumen Perjuangan (Monju): Sangat direkomendasikan bagi warga yang ingin menghindari kepadatan di ring utama Gedung Sate namun tetap bisa menjangkau lokasi dengan berjalan kaki singkat.

Masyarakat sangat disarankan untuk memarkir kendaraannya di titik-titik resmi di atas demi menghindari tindakan penertiban atau derek liar, sekaligus menjaga ketertiban fasilitas publik.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: MFC Team
expand_less