May Day, 20.000 Buruh Akan Kelilingi Istana Merdeka
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 27 Apr 2019 14:04 WIB
- visibility 561
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SEMANGGI — Sebanyak 20.000 buruh dari Jabodetabek yang tergabung dalam sejumlah organisasi dan serikat buruh dipastikan akan turun ke jalan dan mengepung Istana Merdeka, dalam peringatan May Day atau Hari Buruh Sedunia, pada 1 Mei 2019 mendatang.
Hal itu dikatakan Nining Elitos salah satu perwakilan organisasi buruh usai bertemu dengan Kepala Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono dan jajarannya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/4/2019) malam.
Menurut Nining peringatan May Day tahun 2019 ini pihaknya mengambil tema Gebrak yakni Gerakan Buruh untuk Rakyat.
“Sebab tuntutan kami di May Day ini pada dasarnya juga adalah tuntuan rakyat,” kata Nining.
Ia mengatakan peringatan May Day pada 1 Mei 2019 mendatang digelar di seluruh kota dan wilayah Indonesia dengan aksi turun ke jalan.
“Untuk di Jakarta sebanyak sekitar 20 Ribu buruh dari Jabodetabek akan menggelar aksi. Kami akan berkumpul di Bunderan HI dan long march sampai ke depan Istana dan menggelar orasi di sana,” papar Nining.
Ia menjamin para buruh akan menggelar aksi dengan tertib.
“Apalagi tadi bapak Kapolda sudah sampaikan bahwa aksi kami akan dikawal dengan baik. Kami sudah meminta juga agar dalam pengawalan, tidak ada tindakan represif kepada kami,” kata Nining
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




