DPRD Jabar Nia Purnakania : Masih Ditemukan Rumah Tak Layak Huni
- account_circle kusnadi
- calendar_month Minggu, 19 Jul 2020 01:31 WIB
- visibility 221
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj Nia Purnakania SH MKn saat berkeliling desa masih ditemukan rumah tidak layak huni di Solokan Jeruk Kabupaten Bandung
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ADIKARYA PARLEMEN
Hasanah.id – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj Nia Purnakania SH MKn, menuturkan selama melaksanakan kegiatan reses III DPRD Jabar pihaknya telah menerima aspirasi ataupun masukan dari masyarakat derah pemilihannya. Selain mengenai bantuan sosial, masyarakat menyampaikan terkait program rumah tidak layak huni (RUTILAHU).
Politikus PDI Perjuangan ini akan terus berupaya mendorong program Rutilahu guna mengurangi luas kawasan kumuh di Jawa Barat. Hal ini perlu dilakukan dengan cara gotong royong, kolaborasi antara pemerintah dari tingkat pusat sampai daerah, serta melibatkan berbagai stakeholder.
Nia Purnakania Anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengatakan luas kawasan kumuh tersebut masih menjadi pekerjaan serius bagi berbagai pihak. Pemerintah pusat sampai daerah, maka harus lebih fokus mengatasi masalah kekumuhan ini.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas kawasan permukiman. Kawasan kumuh di Jabar menjadi salah satu kawasan kumuh terluas di Indonesia, salah satunya karena memang jumlah penduduknya yang terbanyak,” ujar anggota dewan DPRD Jabar.
Nia memaparkan pada 2020, DPRD Jabar berhasil menambah anggaran perbaikan rutilahu dari yang tadinya untuk 10 ribu rutilahu, menjadi untuk 11.500 rutilahu. Total 189 ribu rutilahu di Jabar ini, katanya, menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
- Penulis: kusnadi




