Breaking News
Trending Tags

Gubernur Jabar Tinjau Panen Raya Padi Hasil Metode Jamu Organik Biogro

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020 10:49 WIB
  • visibility 248
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Jawa Barat saat ini masih kekurangan 400 ribu ton beras, untuk memenuhi kebutuhan sekitar 50 juta jiwa penduduk provinsi ini.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan, kebutuhan beras Jawa Barat per tahun mencapai 6,3 juta ton, dengan asumsi 128 kg/ orang/ tahun.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau panen raya padi hasil metode jamu organik Biogro atau jamu penyubur tanaman di Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, Kamis (27/8/20). 

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– mengatakan, metode jamu organik Biogro dapat meningkatkan hasil panen hingga dua kali lipat. Ia pun optimistis dengan metode jamu organik Biogro ketahanan pangan Jabar semakin kuat. 

“Kami di Jabar berhasil meningkatkan dua kali lipat kapasitas pangan yang tadinya satu hektare lima sampai enam ton sekarang bisa sepuluh sampai sebelas ton,” kata Kang Emil.

Metode jamu organik Biogro, kata Kang Emil, membuat proses pembibitan petani sedikit berubah, terutama dalam hal perendaman bibit. Sebelumnya, bibit hanya direndam dalam hitungan jam. Jika menggunakan metode jamu organik Biogro, bibit harus direndam selama tiga hari tiga malam. 

Gubernur Jabar Tinjau Panen Raya Padi Hasil Metode Jamu Organik Biogro 2

“Beras dari hasil jamu organik ini tidak terlalu lengket dan tidak terlalu manis, dan lebih bagus. Bulir-bulirnya pun lebih besar serta lebih bersih dengan kadar kesehatannya lebih tinggi karena kadar gulanya rendah,” ucapnya. 

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less