Breaking News
Trending Tags

Minimalisir Konflik Kera Ekor Panjang dan Manusia, Telkom Indonesia Rangkul Pegiat Lingkungan

  • account_circle Unggung Rispurwo
  • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023 23:53 WIB
  • visibility 253
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh karena itu, lanjut Ages menuturkan kami bersama Kabut Indonesia dan Komunitas pemerhati lingkungan mencoba untuk melakukan penanaman pohon buah-buahan, meskipun saat ini memasuki musim kemarau.

“Tapi, nanti setiap per satu minggu selama dua bulan para wali pohon akan melakukan monitoring terhadap pohon yang sudah di tanamnya, melalui taging yang kita lakukan,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama mewakili Ketua Kabut Indonesia Beny Rubini, S.E., M.M., Kang Joy memaparkan kegiatan ini dilakukan sebagai keprihatinan kita terhadap lingkungan terutama penyelamatan kera ekor panjang yang selama ini turun ke warga.

“Ya terkait kera ekor panjang, kita melihat bahwa ada dua kemungkinan, memang over populasi atau memang habitatnya sudah rusak,” paparnya.

Ada fenomena bahwa kera ekor panjang itu turun ke rumah warga mencuri barang-barang atau makanan yang ada di rumah.

Kalau ini dibiarkan nanti jadi warga khawatir dan akan terjadi pemusnahan kera ekor panjang.

Sebagai upaya kita, lanjut Kang Joy mengungkapkan adalah dengan menanam pohon pohon buah yang nantinya untuk persediaan makanan mereka.

Sehingga mereka hidup di habitatnya dan tidak perlu lagi turun ke warga.

“Kita berusaha memperbaiki habitatnya mudah-mudahan dengan upaya itu kera ekor panjang bisa kembali lagi ke habitatnya dan tidak mengganggu warga. Disamping itu juga Kami imbau kepada pengelola wisata dan para pengunjung untuk tetap menjaga lingkungan terutama sampah,”ungkapnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Unggung Rispurwo
expand_less