Cerdaskan Masyarakat dalam Berbudidaya Lahan Agroforestri Produktif dan Konservatif
- account_circle kusnadi
- calendar_month Kamis, 23 Nov 2023 13:19 WIB
- visibility 269
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Landasan utama yang dijadikan dasar dalam pelaksanaan PPM Citarum Harum ini, adalah:
• Lahan kritis merupakan lahan tidak produktif sebagai indikator degradasi lahan;
• Tantangan Pengelolaan lahan di sekitar DAS-Citarum adalah: bagaimana mengelola lahan tanpa efek negative (tinggi erosi/sedimentasi) pada sungai (konservatif) serta berkontribusi positif terhadap pendapatan masyarakat (produktif).
• Peningkatan fungsi konservatif sangat ditentukan oleh karakteristik dan budaya masyarakat sebagai pengelola lahan.
• Peran sosial menjadi penting untuk diantisipasi di masyarakat.
Pendekatan yang dilakukan dalam pelaksanaan PPM Citarum Harum melalui 4 langkah strategis, yakni:
1. Identifikasi pelaku pengelola lahan kritis;
2. Penyusunan peta masalah dalam pengelolaan lahan di masyrakat;
3. Peningkatan kapasitas masyarakat berbudidaya Agroforestri;
4. Pengembangan Agroforestri.
Tahap Pelaksanaan PPM Citarum Harum
Pelaksanaan PPM dilakukan dengan cara pelatihan terhadap masyarakat dengan jumlah peserta 20 orang (merupakan masyarakat yang mengolala lahan di sekitar Sub-DAS Cikundul, DAS-Citarum dan terkategori kritis).
Pelatihan ditujukan untuk memberikan introduksi maupun inovasi sebagai salah satu kewajiban akademisi (dalam hal ini ITB) terhadap masyarakat.
- Penulis: kusnadi




