Pembangunan di Tanah Papua Perlu Keadilan Keanekaragaman Budaya
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month Rabu, 6 Mar 2024 23:33 WIB
- visibility 210
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan foto Prof. Cahyo pada Rabu, (6/3/2024) di Bakoel Koffie, Kota Jakarta.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia juga mengatakan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di tanah Papua itu semakin tahun semakin rendah terutama masyarakat asli di kabupaten. Jika IPM yang tinggi di kota-kota seperti Jayapura itu kebanyakan bukan masyarakat Papua asli.
Cahyo mengatakan bahwa pembangunan tanpa melihat sosial dan budaya masyarakat asli Papua membuat nilai-nilai pada mereka rubuh tergerus pembangunan. Mereka semakin terpinggirkan, miskin dan menderita karena pembangunan tidak sesuai.
“Dari tahun ke tahun membaca laporan pusaka tidak ada perbaikan bahkan situasinya semakin memburuk di tanah Papua,” pungkasnya.
- Penulis: Hasanah 012




