Kontras Ungkap 645 Kasus Kekerasan oleh Polri dalam Setahun
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month Selasa, 2 Jul 2024 19:46 WIB
- visibility 300
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan foto kepolisian
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kontras mendokumentasikan 460 dari total peristiwa kekerasan berkaitan dengan penembakan, 52 terkait penganiayaan, 37 penyiksaan, 49 penangkapan sewenang-wenang, 37 peristiwa pembubaran, dan 33 intimidasi. Jenis kekerasan lainnya termasuk kriminalisasi, pelarangan, kekerasan seksual, dan tindakan tidak manusiawi.
Dimas menyoroti kasus penembakan di Seruyan, Kalimantan Utara, yang menyebabkan seorang warga sipil meninggal dunia sebagai contoh penyelewengan penggunaan senjata api oleh aparat.
“Kasus Seruyan menjadi bukti bahwa pada praktiknya kerap terjadi penyelewengan dalam penggunaan senjata api oleh aparat,” tandasnya.
Dalam laporan ini, Kontras menyoroti tiga faktor utama yang menjadi sumber permasalahan dalam performa kepolisian selama setahun terakhir: kekerasan dan impunitas yang masih menjangkiti kepolisian, ketiadaan hukuman setimpal bagi anggota kepolisian yang melanggar hukum, serta minimnya akuntabilitas di internal kepolisian.
Dimas juga menyoroti revisi UU Polri yang disambut oleh DPR pada bulan Juni, yang menurutnya berpotensi menambah kewenangan kepolisian dan menyebabkan penyalahgunaan kekuasaan.
“Mekanisme penyadapan yang akan bertabrakan dengan kewenangan lembaga negara lainnya bisa menjadi abuse of power dan mengancam privasi warga negara,” jelas Dimas.
- Penulis: Hasanah 012




