Paparan Publik Sampoerna: Mempertahankan Kepemimpinan Pasar di Tengah Tantangan Industri melalui Komitmen Investasi, Inovasi, dan Pengembangan SDM Berkelanjutan
- account_circle vritimes com
- calendar_month Rabu, 31 Jul 2024 18:39 WIB
- visibility 479
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pada Semester I 2024, Sampoerna menyerap lebih dari 90.000 karyawan secara langsung dan tidak langsung, di mana sekitar 90% di antaranya bekerja di segmen padat karya SKT. Sampoerna mengoperasikan satu fasilitas manufaktur untuk produk tembakau inovatif bebas asap di Karawang, dua fasilitas produksi rokok mesin di Karawang dan Pasuruan, enam fasilitas produksi SKT, termasuk dua fasilitas produksi SKT baru di Blitar dan Tegal yang mulai beroperasi di 2024. Sampoerna juga menambah lima Mitra Produksi Sigaret (MPS) menjadi total 43 MPS dengan lokasi tersebar di berbagai kota/kabupaten di pulau Jawa yang dimiliki pengusaha daerah dan/atau koperasi lokal.
Sampoerna juga menegaskan komitmennya untuk terus terlibat aktif dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) nasional. Pengembangan SDM yang dilakukan oleh Sampoerna berfokus pada karyawan, mitra usaha sepanjang rantai pasok, hingga masyarakat luas, mencakup pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta petani tembakau dan cengkih di Indonesia.
Melalui Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia” yang mengadopsi kerangka kerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social, Governance/ESG), Sampoerna secara konsisten membina pelaku UMKM di Indonesia melalui program Sampoerna Enterpreneurship Training Center (SETC) dan Sampoerna Retail Commmunity (SRC). Hingga saat ini, lebih dari 320.000 pelaku UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia menerima manfaat nyata dari kedua program tersebut.
- Penulis: vritimes com




