Breaking News
Trending Tags

Kebijakan Pemkab Cianjur Berhasil Turunkan Kasus Stunting

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024 15:32 WIB
  • visibility 311
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Capaian dan Dampak Positif

Sejak program Permata Kamila diluncurkan, hasilnya sudah mulai terlihat. Menurut data yang disampaikan oleh Nenden, sebanyak 4.371 anak dengan masalah gizi berhasil mencapai status gizi normal setelah menjalani intervensi program ini. Selain itu, ibu hamil yang mengalami masalah gizi juga mengalami peningkatan berat badan sesuai dengan target yang diharapkan.

Salah satu keberhasilan terbesar dari program ini adalah penurunan signifikan prevalensi stunting di Kabupaten Cianjur. Berdasarkan Riskesdas 2013, angka stunting di Cianjur mencapai 41,72%. Namun, dengan upaya intensif yang dilakukan melalui program-program seperti Permata Kamila, prevalensi stunting berhasil diturunkan menjadi 13,6% pada tahun 2022 berdasarkan data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI).

“Setelah program intervensi berjalan, kami melihat tren penurunan prevalensi stunting yang signifikan, dari 41,72% pada tahun 2013 menjadi 13,6% pada tahun 2022,” kata Nenden.

Kolaborasi dengan Pihak Lain

Selain program-program yang dijalankan oleh Dinas Kesehatan, Pemkab Cianjur juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan organisasi masyarakat. Program CSR dari beberapa perusahaan turut ambil bagian dalam mendukung penurunan angka stunting ini, baik dalam bentuk pendanaan maupun bantuan materi lainnya. Kolaborasi semacam ini sangat penting untuk memperluas dampak program dan memastikan bahwa setiap anak di Kabupaten Cianjur dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less