Breaking News
Trending Tags

Ekonom Prediksi 1,2 Juta Buruh Indonesia Terancam PHK Akibat Perang Dagang Trump

  • account_circle Hasanah 012
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • visibility 254
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

HASANAH.ID, EKONOMI – Perang dagang yang diluncurkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, mengungkapkan bahwa kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh Trump dapat mengakibatkan sekitar 1,2 juta pekerja di Indonesia mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Huda menjelaskan bahwa setiap kenaikan tarif impor sebesar 1 persen oleh Amerika Serikat dapat mengurangi volume impor negara tersebut sekitar 0,8 persen. Penurunan impor ini akan menyebabkan harga barang di Amerika Serikat meningkat, sehingga permintaan terhadap produk impor, termasuk dari Indonesia, akan menurun. Akibatnya, sektor industri di Indonesia yang bergantung pada ekspor ke Amerika Serikat, seperti tekstil dan produk tekstil (TPT), akan terdampak.

“Itu kita hitung, hasilnya 1,2 juta (korban PHK di Indonesia imbas tarif Trump). Untuk (sektor) produksi tekstil dan produk tekstil (TPT) sendiri sekitar 191 ribu tenaga kerja yang berpotensi terkena PHK,” ujar Huda dalam Diskusi Forum Wartawan Industri (Forwin) di Jakarta Selatan, Kamis (17/4/2025).

Selain sektor TPT, industri lain seperti kimia dasar dan minyak hewani serta nabati, termasuk minyak kelapa sawit (CPO), juga diprediksi akan mengalami penurunan permintaan dari Amerika Serikat. Huda menyebut bahwa sektor CPO berpotensi kehilangan sekitar 28 ribu tenaga kerja akibat penurunan ekspor ke Amerika Serikat.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Hasanah 012
expand_less