Poltekpar NHI Bandung Bina Generasi Alfa dan Gen Z Desa Kertawangi Lewat Pelatihan Seni Pedalangan
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025 12:46 WIB
- visibility 233
- comment 0 komentar
- print Cetak

ANTUSIAS. Anak-anak didik saat memperagakan wayang dibawah binaan Maestro Wayang Ajen, Ki Dalang Wawan Ajen, Jumat 5/06/2025.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – CISARUA. Komitmen nyata Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung dalam membangun masyarakat melalui pendidikan, pengabdian, dan pelestarian budaya kembali diwujudkan lewat program pendampingan intensif di Desa Wisata Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Melalui kolaborasi strategis antara kampus dan desa, puluhan anak-anak Generasi Alfa dan Gen Z kini tengah giat belajar seni pedalangan langsung dari Maestro Seni Wayang Ajen, Ki Dalang Wawan Ajen dibantu Wildan Wiramadan, dalam pelatihan rutin di Kantor Desa Kertawangi. Mereka belajar dari nol dengan metode khusus dan kurikulum sederhana yang mudah dipahami.
Bahkan, dari peserta didik yang mayoritas laki-laki, muncul seorang anak perempuan bernama Neng Deci yang antusias menjadi dalang potensi yang sangat membanggakan dan inspiratif.
“Antusiasme anak-anak luar biasa. Mereka tidak hanya belajar teknik dalang, tetapi juga menyerap nilai budaya, karakter, dan budi pekerti luhur. Ini bukan hanya pelatihan seni, tapi proses membentuk generasi berbudaya dan beretika,” ujar R. Wisnu Rahtomo, S.Sos., MM, dosen pendamping dari Poltekpar.
Kampus Berdampak, Budaya Terangkat
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta menjadi wujud nyata pelaksanaan UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Poltekpar NHI Bandung mendorong integrasi pendidikan, pelestarian budaya, dan pemberdayaan masyarakat melalui pilot project Desa Edu Wisata Agro Budaya Kertawangi.
- Penulis: Unggung Rispurwo



