13 Universitas Indonesia Dapat Sinyal Merah Integritas Riset
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month Minggu, 20 Jul 2025 20:45 WIB
- visibility 192
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar jurnal. )Sumber: Pixabay)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, PENDIDIKAN – Hasil riset Research Integrity Risk Index pada tahun 2024 membuat laporan mengenai kualitas ilmiah yang dipertanyakan karena berisiko buruk bahkan mendapatkan sinyal merah. Penelitian ini mengidentifikasi dan membuat profil tingkat risiko institusional dalam integritas penelitian dari 1.000 universitas dengan jumlah publikasi terbanyak di seluruh dunia.
Data menunjukkan ada 13 nama universitas di Indonesia yang mendapatkan sinyal merah. Penelitian ini dikembangkan oleh Profesor Lokman Meho, Universitas Amerika di Beirut yang merespon mengenai kekhawatiran tentang pemeringkatan global mendorong universitas menerbitkan hasil riset ilmiah berbasis volume dan sitasi namun mengorbankan integritas ilmiahnya.
Indikator yang dipakai dalam mengevaluasi ini ada dua indikator yaitu R Rate yang jumlah artikel diambil dari per 1.000 publikasi dengan memuat bukti pelanggaran metodologi, etika, dan kepenulisan yang serius, dan D rate yang muncul di jurnal yang baru-baru ini dihapus dari Scopus atau Web of Science karena gagal memenuhi standar kualitas atau penerbitan.
Nilai kedua indikator dihitung dengan menghasilkan skor 0-1 dan memiliki lima tingkatan yaitu Low Risk (Risiko Rendah), Normal Variation (Variasi Normal), Watch List (Dalam Pemantauan), High Risk (berisiko tinggi), dan Red Flag (buruk). Hal ini bukan menuduh melakukan pelanggaran namun untuk melakukan evaluasi dan investigasi terhadap perlindungan universitas.
- Penulis: Hasanah 012



