Prabowo Umumkan Kesepakatan Pemulangan 30.000 Artefak Indonesia dari Belanda
- account_circle Hasanah 014
- calendar_month Minggu, 28 Sep 2025 20:40 WIB
- visibility 143
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Pemerintah Belanda bersedia menyerahkan kembali puluhan ribu artefak yang dahulu dibawa dari Indonesia. Kesepakatan tersebut diperoleh ketika dirinya diterima langsung oleh Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima di Istana Huis ten Bosch, Den Haag, pada Jumat (26/9/2025).
Prabowo menyampaikan bahwa penyambutan yang diterimanya berlangsung hangat, termasuk kesediaan Belanda memulangkan koleksi warisan budaya Indonesia.
“Di Belanda saya diterima dengan sangat baik oleh Raja. Dan Belanda mengembalikan 30.000 item artefak. 30.000 item yang mereka bawa dari Indonesia dikembalikan ke kita,” ujarnya.
Menurut Kepala Negara, keputusan itu mencerminkan sikap Belanda yang ingin mempererat relasi dengan Indonesia.
“Saya kira itikad baik dari Belanda ingin pelihara hubungan baik kita,” tegasnya.
Selain itu, Prabowo juga mengabarkan bahwa Ratu Máxima dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada November 2025 untuk berdialog mengenai isu keuangan.
“Ratu juga seorang, ternyata seorang ahli keuangan dan akan kesini tanggal 25 November untuk diskusi sama ahli-ahli keuangan kita, gimana untuk membantu keuangan rakyat yang belum mahir, belum pandai soal keuangan akan dibantu oleh PBB dan sebagainya,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menuturkan, Presiden Prabowo memperoleh kehormatan disambut langsung oleh Raja dan Ratu Belanda. Pertemuan tersebut, kata Teddy, membicarakan beragam isu strategis sekaligus menghasilkan kesepakatan pemulangan artefak.
“Dan intinya tadi juga disepakati bahwa Pemerintah Belanda akan mengembalikan sebesar, sebanyak 30.000 fosil, artefak, dokumen-dokumen budaya milik Indonesia yang disimpan di sini dan nanti prosesnya akan segera, mungkin besok Menteri Kebudayaan akan menyelesaikan itu dan segera dikembalikan kepada Indonesia,” ucapnya.
Teddy menambahkan bahwa Menteri Kebudayaan Fadli Zon sudah berada di Belanda untuk menindaklanjuti teknis pengembalian.
“Jadi Menteri Budaya Pak Fadli Zon mungkin sudah di sini, dan besok atau dalam waktu dekat akan ke Museum Leiden di sini. Kalau tidak salah di Belanda dan 30.000 artefak itu akan dikembalikan segera ke Indonesia,” ungkapnya.
Ia juga memastikan kesepakatan ini akan diimplementasikan tanpa berlarut.
“Prosesnya mungkin pasti cepat karena tadi Raja Belanda sudah menyepakati itu, dan ini proses pengembalian sebenarnya sudah berjalan lama tapi Alhamdulillah berhasil disepakati tadi dan nanti akan dikembalikan ke Indonesia,” imbuhnya.
- Penulis: Hasanah 014



